MAKALAH BISNIS PLAN
BAB I
LATAR BELAKANG
1.
PENDAHULUAN
Keadaan perekonomian yang tidak
pasti di negara berkembang seperti Indonesia ini membuat mata pencaharian
masyarakat tidak stabil sehingga memaksa masyarakat untuk lebih kreatif lagi
dalam membuka lapangan usaha atau membuka usaha sendiri untuk
melangsungkan hidupnya sehingga pengangguran tidak terlalu meningkat. Berbeda
dengan di negara-negara maju dimana masyarakat seperti kurang waktu untuk
menyelesaikan semua pekerjaannya. Maka dari itu di buatlah restoran yang
menyajikan masakan yang pas di lidah dan menjadi potensial bagi karyawan maupun
masyarakat umum.
2.
BIDANG USAHA
Usaha
ini membuka bidang usaha kuliner skala restoran

3.
LOKASI
USAHA
Usaha ini
berlokasi di Jl.Lebe Kader No.13 samping
Polres Takengon, depan SMA Takengon dan sekitaran perkantoran Aceh Tengah.

4.
MODAL
USAHA
Modal usaha restoran
ini dari tabungan keluarga.
5.
TUJUAN
Usaha ini mempunyai tujuan yaitu sebagai berikut:
a. Memberikan
Pengenalan akan Masakan Yang memiliki Cita rasa Tinggi.
b. Mengurangi
Dampak Pengangguran.
c. Mendapatkan
Laba
d. Menjunjung
Tinggi Nilai Kuliner.
e. Memberikan Menu-Menu yang Sehat Bebas
Bahan Kimia.
6.
MANFAAT
Manfaat bagi diri sendiri antara lain:
- Meningkatkan penghasilan dalam usaha
-
Meningkatkan kesejahteraan bagi diri
sendiri
-
Membantu orang yang kurang mampu
Manfaat bagi orang lain
-
Untuk memberikan jenis makanan yang
khas
- Memunculkan wirausaha yang terampil
dan kreatif dalam memberikan suatu gagasan / mutu / ide-ide usaha yang baik.
BAB
II
PELAKSANAAN
USAHA
1.
PRODUKSI
Produksi dari usaha
ini dilakukan pada pagi hari untuk menghidangkan makan siang lalu masak lagi
untuk hidangan makan malam.
2.
PEMASARAN
Pemasaran
usaha ini dengan menggunakan spanduk dan banner.
3.
MANAJEMEN
SDM
Sumber daya manusia atau karyawan
berjumlah 7 orang sebagai berikut;
a. 3 orang sebagai
Koki.
b. 2 pengantar
menu.
c. 2 pencuci
piring.
4.
KEUANGAN (Laba – Rugi)
Laporan
Laba Rugi Restoran Bagasta
Bulan
Januari 2017
Pendapatan
|
||
Penjualan Bersih
|
Rp 24.000.000
|
|
Total Pendapatan
|
Rp 27.000.000
|
|
Beban
|
||
Belanja Bahan Baku
|
Rp 12.000.000
|
|
Biaya Listrik
|
Rp 600.000
|
|
Biaya Pameran
|
Rp 400.000
|
|
Biaya Pemeliharaan Peralatan
|
Rp 100.000
|
|
Biaya Transportasi
|
Rp 250.000
|
|
Biaya Bahan Bakar
|
Rp 600.000
|
|
Biaya Lainnya
|
Rp 800.000
|
|
Gaji Karyawan
|
Rp 2.000.000
|
|
Total Beban
|
Rp 16.750.000
|
|
Laba Bersih
|
Rp 10.250.000
|
5.
HAMBATAN
dan CARA MENGATASI
Setiap usaha tentunya mengalami
hambatan begitu juga usaha restoran ini mempunyai hambatan seperti;
-
Bertambahnya
saingan
-
Lahan
parkit mobil dan sepeda motor tidak memadai
-
Menu
makanan yang kurang inovasi
Cara mengatasi
sebagai berikut;
-
Menyewa
lahan parkir
-
Meningkatkan
rasa masakan
-
Membuat
menu masakan baru
BAB
III
PENGEMBANGAN
1.
KEBERLANJUTAN
USAHA
Restoran
Bagasta telah berkembang dan berjalan dengan lancar. Pemilik restoran tersebut
telah memberikan pengetahuannya kepada anaknnya sehingga untuk masa yang akan
datang akan di jalani anaknya setelah dia tiada. Pemilik restoran membuat suatu
resep yang akan ditinggalkan kepada anaknya kelak. Anaknya yang perempuan telah
menerima semua ilmu dari ayahnya. Anaknya yang pertama telah membuka cabang
restoran Bahagia di kota dimana anaknya telah menetap yaitu di kota Tanjung
Balai.
Dikota
Takengon, restoran Bagasta tepatnya dekat kampus,kantor,dan rumah sakit
sehingga untuk berkembang dengan cepat sangat memungkinkan.
2. RENCANA PENGEMBANGAN
Rencana pengembangan, merupakan
tahan dimana untuk membuat cabang baru. Restoran Bagasta telah mengembangkannya
di kota Tanjung Balai. Selanjutnya rencana sang pemilik akan membuka cabang di
Medan. Di kota Medan yang akan menjalankannya iyalah anaknya yang kedua yang
berada di Medan yang sedang menjalankan kuliahnya di Universitas Medan Area.
Menurut anaknya yang di
Medan, restoran Bagasta akan di buka di daerah sekitaran komplek Setia Budi
tapi belum ada kabar dari ayahnya mengenai kapan untuk memulainya. Semoga cepat
terlaksana dan mudah mudahan berjalan dengan lancar.
BAB
IV
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil wawancara kami
mengenai restoran Bagasta ialah bagaimana cara membuka restoran dan
menjalankannya. Restoran Bagasta buka dengan lokasi dan sasaran pembeli yang
tepat yaitu di daerah kampus,kantor,dan rumah sakit. Lokasi penjualan yang
sangat strategis membuktikan penjualan akan dapat mencapai target dan cara
menjalankannya dengan merekrut anggota keluarga sebagai karyawan sendiri yang
mana kelak nanti anggota keluarga tersebut akan dapat membuka restoran yang
sama dan pengalaman untuk berwirausaha. Hal ini sangat positif dilaksanakan
karena sangat membantu untuk membuka lapangan pekerjaan untuk di lingkungan
keluarga sehingga anggota keluarga mendapat ilmu dan mampu membuka usaha
restoran.
Dengan perjalanan restoran Bagasta
yang cukup lama membuat kita ingat bahwa jika membuka usaha haruslah dengan
penuh dengan tekad bukan hanya ingin buka usaha tetapi membuka usaha dan
berkembang sehingga dapat berjalan dengan panjang hingga anak anaknya.
Berwirausaha menempah diri kita agar kuat menghadapi apapun yang dihadapi dalam
kehidupan. Berwirausahalah maka kamu juga membantu mengurangi penggangguran.
Berwirausahalah dengan halal maka kamu akan memperoleh keberkahan.
Komentar
Posting Komentar