contoh abstrak yang bagus

BIOETANOL “FROZTRO” (FROM ZERO TO HERO) SEBAGAI SUMBER BIOENERGI TERBARUKAN DI KECAMATAN TORGAMBA LABUHANBATU SELATAN SUMATERA UTARA
Sugi Prawansyah, Haryaji, Rustam
Universitas Sumatera Utara
Abstrak
Seiring dengan meningkatnya konsumsi bahan bakar di Indonesia, namun tidak dibarengi dengan produksi bahan bakar yang seimbang, maka hal itu menyebabkan sering terjadi kelangkaan di Indonesia. Maka dari itu, perlu dikembangkan suatu energi alternatif yang mampu mengatasi kelangkaan bahan bakar tersebut, salah satunya adalah bioetanol. Berbeda dengan bahan bakar fosil, bioetanol merupakan sumber energi yang dapat diperbahrui (renewable) sehingga tidak perlu menunggu lama seperti proses pembentukan minyak bumi. Kendaraan bermotor yang menggunakan bahan bakar campuran bioetanol, kerja mesinnya lebih bagus dibandingkan dengan bahan bakar fosil. Hal ini terbukti bisa membuat kendaraan sanggup menempuh jarak lebih jauh dan mengeluarkan emisi yang rendah. Salah satu bahan baku potensial untuk pembuatan bioetanol adalah Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS). TKKS merupakan limbah biomassa selulosa yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi bioetanol. TKKS yang menjadi bahan penelitian berasal dari kecamatan Torgamba, Labuhanbatu Selatan Sumatera Utara. Wilayah ini merupakan wilayah terbesar penghasil kelapa sawit di kabupaten Labuhanbatu Selatan yaitu dengan luas lahan perkebunan kelapa sawit adalah 178.174 Ha. Dengan luas laha tersebut maka dapat menghasilkan sawit yang maksimal sehingga berbanding lurus dengan limbah yang dihasilkan. Penduduk sekitar masih kurang paham dan tidak berminat memanfaatkan limbah TKKS tersebut. Hal ini sangat berpotensi untuk memanfaatkan limbah TKKS tersebut menjadi bioenergi terbarukan di wilayah Torgamba. Kegiatan ini dilakukan mulai tanggal 02-16 april 2014 di PKS Torgamba dan laboratorium kimia USU. Dalam memfermentasikan bubur TKKS disusun menurut lima hari perlakuan yaitu, 1, 3, 5, 7, 9 hari. Dari 100 ml bubur TKKS yang difermentasikan selama lima hari menghasilkan kadar bioetanol sebesar 9,5%.
Kata kunci: Kelapa sawit, Energi, Bioetanol

Komentar

Postingan populer dari blog ini

contoh Karya Tulis Ilmiah

AKUNTANSI KEUANGAN LANJUTAN